Padepokan-IT.com melayani pembuatan website, mulai dari Company Profile, E-commerce, sampai web portal... Dengan harga yang sangat terjangkau.
Sponsor Anda : muhlasin

5 Anggota Terbaru


  • Dhimas HR (Pemalang)
  • hanung anggo yudanto (boyolali)
  • novroda dpsd (kabupaten tegal)
  • Naovry Eruva (Cikarang)
  • DjProMaya (cimahi)
  • Banner

  • Hubungi Kami

    Sms : 087733040044
    Email info@padepokan-it.com
         
    Alamat  :  Jl. Tluwah, Rt. 03 / 01 Juwana - Pati
  • Client

  • Kami melayani pembuatan website mulai dari Company profile, Website E-commerceWebsite SekolahWebsite MLM, Website untuk ShorumWebsite TravelWebsite HotelWebsite Pemasaran,Website Pribadi, dll…
    Dengan harga yang sangat murah. Baca Selengkapnya...

    Membuat template atau tampilan web dengan css

    January 11th, 2010 by padepokan-it.com

    Bayangkan jika anda memiliki website dengan 100 halaman. Bayangkan apabila anda ingin mengganti jenis huruf dari tiap website. Hal tersebut tentu saja sangat membuang waktu, tetapi jika anda menggunakan CSS untuk mendesain tampilan web, maka hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah.

    Pertama-tama kita kenalan dulu dengan CSS. CSS merupakan kependekan dari Cascading Style Sheet yang memungkinkan kita untuk mendesain (style) tampilan dokumen (terutama HTML) dengan memisahkan isi dari dokumen HTML dengan kode untuk menampilkannya (CSS). Jika kita memiliki banyak file HTML, kita hanya perlu satu file CSS, sehingga ketika kita mengganti jenis huruf pada file CSS maka semua file HTML yang berhubungan pada file CSS tersebut akan berubah. CSS distandarisasi oleh W3C (World Wide Web Consortium). CSS dapat dipasang pada dikumen HTML yang telah jadi.

    Memasang CSS

    Ada 3 cara untuk memasang CSS pada dokumen HTML yaitu: External Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML), Internal Style Sheet (Kode CSS dipasang di dalam tag head HTML) dan Inline Style Sheet (Kode CSS langsung dipasang di tag HTML, tidak direkomendasikan). Saya sarankan anda menggunakan cara External Style Sheet karena lebih mudah dalam mengelolanya. Disini saya akan menerangkan dasar-dasar CSS. Langsung saja kita coba kode berikut ini:

    Tanpa CSS:

    <html>
    <head>
    <title>Belajar CSS</title>
    </head>
    <body>
    <h1><font face=”Verdana”>Belajar CSS</font></h1>
    </body>
    </html>

    Jika kita menggunakan Internal CSS, maka kodenya akan menjadi:

    <html>
    <head>
    <title>Belajar CSS</title>
    <style type=”text/css”>
    h1 { font-family: verdana; }
    </style>
    </head>
    <body>
    <h1>Belajar CSS</h1>
    </body>
    </html>

    Jika kita menggunakan teknik external CSS, maka kita perlu membuat file css, misal buat file dan simpan dengan nama style.css dan isikan kode berikut:

    h1 { font-family: verdana; }

    Sekarang untuk kode HTML tulislah kode berikut ini dan simpan dengan nama coba.html:

    <html>
    <head>
    <title>Belajar CSS</title>
    <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”style.css”>
    </head>
    <body>
    <h1>Belajar CSS</h1>
    </body>
    </html>

    Didalam HTML kita perlu memanggil file CSS dengan menggunakan tag <link> yang diletakkan diantara tag <head>. Pada contoh CSS selanjutnya kita menggunakan teknik external CSS, jadi gunakan saja file style.css dan coba.html anda hanya perlu mengubah isinya. Untuk file HTML anda gunakan coba.html dan ubah isinya pada bagian <body> saja bagian yang didalam <head> tidak usah diapa-apakan.

    Apapun yang terjadi, berusahalah untuk selalu menggunakan External CSS dengan memisahkan file CSS dengan file HTML nya

    CSS terdiri dari dua bagian utama yaitu: selector, dalam hal ini H1 dan deklarasi yang berada diantara kurung kurawal {font-family: verdana}. Didalam deklarasi juga terbagi menjadi dua bagian yaitu property dalam hal ini font-family dan value dalam hal ini verdana. Dalam contoh diatas hanya mengubah sebuah tag yaitu tag <h1> menjadi teks dimana jenis hurufnya menjadi verdana. Kita dapat mengkombinasikan berbagai macam style menjadi satu. Kita akan segera mempelajarinya.

    Sekarang kita coba mengkombinasikan banyak style. Cobalah kode CSS berikut ini dan simpan dengan nama style.css:

    .title {
    font-size: 13px;
    color: #6095d0;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    font-weight:bold;
    }
    .thank {
    font-size: 11px;
    color: #000000;
    font-family: Georgia, “Times New Roman”, Times, serif;
    }p {
    font-size: 12px;
    color: #000000;
    font-family: verdana;
    }

    Sekarang tulis kode HTML ini dan simpan dengan nama coba.html:

    <html>
    <head>
    <title>Belajar CSS</title>
    <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”style.css”>
    </head>
    <body>
    <font>Halo dunia</font>
    <p>Saya mau belajar CSS, ini kode CSS saya yang pertama</p>
    <font>Terimakasih</font>
    </body>
    </html>

    Hasil:

    Contoh Penggunaan CSS

    Untuk memanggil CSS dalam tag HTML kita perlu menggunakan atribut class untuk memanggil CSS selector (dalam contoh diatas selectornya title dan thank). Dengan demikian apabila semua halaman anda memanggil class title, dan jika anda ingin mengganti font untuk semua halaman anda cukup mengubah selector CSSnya saja. Bagaimana anda sudah paham kegunaan CSS.

    CSS memiliki ratusan properties dan values, tentu saja saya tidak akan menerangkan semuanya, saya hanya akan menerangkan yang penting-penting saja.

    Tidak semua browser dapat menampilkan jenis huruf yang kita spesifikasikan didalam CSS. Untuk itu kita perlu mendeklarasikan lebih dari satu jenis huruf agar browser mengenal jenis huruf yang digunakan. Anda dapat menggunakan property font-family, yang mirip dengan tag <font>. Sebagai contoh anda ingin menampilkan dari keluarga huruf Serif dan hurufnya Times yaitu Times New Roman. Anda dapat menuliskannya dari yang paling spesifik sampai yang umum, sehingga jika browser tidak mengenal fontnya, maka browser akan otomatis melihat font yang umum. Untuk lebih jelasnya lihat bkode berikut:

    <h1 style=”font-family: ‘Times New Roman’, Times, serif”>Serif font</h1>

    Jika anda ingin menampilkan jenis huruf sans-serif gunakan kode berikut:

    body {Arial, Verdana, Geneva, Helvetica, sans-serif}

    Jika ingin menggunakan jenis huruf serif, gunakan kode berikut:

    body {Times New Roman, Times, Georgia, serif}

    Untuk jenis huruf untuk kode program dapat anda gunakan kode berikut:

    body {Courier New, Courier, monospace}

    Scrollbar

    Dengan menggunakan CSS anda juga dapat mengubah warna pada scrollbar yang terdapat dikanan browser. CSS memiliki 8 properties untuk mengubah warna pada scrollbar yaitu: scrollbar-arrow-color, scrollbar-basecolor, scrollbar-face-color, scrollbar-shadow-color, scrollbar-darkshadow-color, scrollbar-3dlight-color, scrollbar-highlight-color dan scrollbartrack-color. Properties-properties ini mengatur warna untuk setiap bagian dari scrollbar.

    Property CSS untuk Scrollbar

    Coba kode berikut ini:

    body {
    scrollbar-face-color: #ffffff;
    scrollbar-highlight-color: #8b98b7;
    scrollbar-shadow-color: #8b98b7;
    scrollbar-3dlight-color: #8b98b7;
    scrollbar-arrow-color: #8b98b7;
    scrollbar-track-color: #ffffff;
    scrollbar-darkshadow-color: #8b98b7;
    scrollbar-base-color: #ffffff;
    }

    Link

    Salah satu hal yang menarik dalam CSS anda dapat mengubah warna pada setiap link, menghilangkan garis bawah pada link sehingga jika anda bosan dengan link yang berwarna biru tua terang dengan garis bawah anda dapat mengubahnya.

    Coba kode CSS berikut:

    a.link1:link {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #C87C28;
    font-family: Times New Roman;
    text-decoration: none;
    }
    a.link1:visited {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #CC6600;
    font-family: Times New Roman;
    text-decoration: none;
    }
    a.link1:hover {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #C87C28;
    font-family: Times New Roman;
    text-decoration: underline
    }
    a.link1:active {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #C87C28;
    font-family: Times New Roman;
    text-decoration: none;
    }

    a.link2:link {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #663300;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    text-decoration: underline;
    }

    a.link2:visited {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #800000;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    text-decoration: none;
    }

    a.link2:hover {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #ff6600;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    text-decoration: underline overline;
    }

    a.link2:active {
    font-weight: bold;
    font-size: 12px;
    color: #ff6600;
    font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
    text-decoration: underline;
    }

    Sekarang untuk kode HTML nya cobalah seperti ini:

    Kunjungi <a href=”http://www.padepokan-it.com” class=”link1″>Padepokan IT</a> atau
    <a href=”http://www.google.com”>google.com </a>

    Maka akan menghasilkan:

    Kunjungi Padepokan-it.com atau google.com

    Pada umumnya warna link untuk halaman web yang telah dikunjungi berbeda dengan yang belum dikunjungi. CSS dapat membedakannya dengan yang disebut pseudo-class ‘:link’, ‘:hover’, ‘:active’ dan ‘:visited’ untuk membedakannya:

    * :link pseudo-class merupakan link yang belum dikunjungi.

    * :visited pseudo-class merupakan link yang telah dikunjungi.

    * :hover pseudo-class applies merupakan link apabila pointer mouse melewati sebuah link.

    Itulah semua dasar CSS, semakin dalam anda mempelajari CSS maka anda akan menemukan hal-hal menarik lainnya. Selamat mencoba.

    4 Browser utama Internet Explorer, Firefox, Safari dan Opera memiliki cara sendiri dalam merepresentasikan CSS. Karena itu pastikan tampilan CSS website anda terlihat sama disemua browser tersebut. Bahkan antara IE 5, 6 dan 7 sudah berbeda-beda. Jadi tantangan bagi anda adalah membuat halaman website anda tampak sama disemua browser tanpa terkecuali.

    Share and Enjoy:
    • Print
    • Digg
    • del.icio.us
    • Facebook
    • Google Bookmarks
    • email
    • MySpace
    • PDF
    • RSS
    • Technorati
    • Twitter
    • Upnews
    • Yahoo! Bookmarks

    ARTIKEL TERKAIT :

    1. Belajar CSS Dasar CSS singkatan dari Cascading Style Sheet, merupakan kode untuk mengatur tampilan halaman. Untuk mengatur jenis huruf, warna, ketebalan, bisa langusng...
    2. Membuat Animasi Flash dengan PHP dan Ming Dilengkapi banyak contoh, Mdamt memperkenalkan cara mengakses library Ming dari PHP untuk generasi animasi Flash secara dinamik. Situs-situs dengan animasi...
    3. Membuat antivirus anda lebih ampuh dengan Threatfire Threatfire mempunyai kemampuan untuk menghalangi instalasi malware dengan mengidentifikasi perilaku malware. Threatfire lebih cepat mendeteksi bagian boot yang terinfeksi dibanding...
    4. Software Untuk Membuat Kwitansi Perusahaan Aplikasi Kwitansi atau Program Kwitansi dirancang untuk memudahkan Anda di dalam pembuatan dan pencetakan kwitansi pembayaran. Anda dapat men-setup...
    5. Membuat Animasi / Gambar Gerak dengan Easy GIF Animator Easy GIF Animator adalah sebuah software yang sangat simple dan mudah digunakan untuk membuat dan mengedit gambar animasi GIF ....

    .

    Tolong beri komentar dong....

    Komentar Anda akan berguna untuk kemajuan web ini.

    Mohon maaf, komentar yang menggunakan email palsu atau komentar bernada negatif atau cemooh secara otomatis akan terhapus karena dianggap spam.

    Keyword yang sering dipakai :

    3 Responses to “Membuat template atau tampilan web dengan css”

    1. Alarm Clock Reviews Says:

      Fantastic post!

    2. aris Says:

      tolong ditambahin untuk membuat desain peletakan tampilan nya pak!
      ato kalo sudah ada dimana?

    3. unkn0wn_c0d3 Says:

      izin copas oom.. thx b4..

    Leave a Reply


    Mau duit dari internet? Bergabunglah dengan program afiliasi web design Padepokan IT.... Mudah dan GRATIS!!!